, Australia

Rio Tinto sold coal mines in Australia for US$2.91b

It sold its interest in the Hail Creek and Kestrel coal mines.

Metals and mining firm Rio Tinto sold completed the sale of its remaining coal assets in Queensland, Australia, for US$2.91b (A$3.95b).

According to an announcement, the company sold its interests in the Hail Creek coal mine and Valeria coal development project to Glencore for A$1.7b and its interest in the Kestrel underground coal mine to a consortium comprising private equity manager EMR Capital and PT Adaro Energy Tbk for A$2.25b.

To reflect the sale of these assets, 2018 production guidance is updated to 4 million tonnes of hard coking coal and 2.5 million tonnes of thermal coal. Estimated tax payable on the transactions is in the order of A$1b.

In a separate announcement, the company said it has approved A$146m funding to undertake initial work at the Koodaideri iron ore project in Western Australia, ahead of a final investment decision expected by the end of the year.

The funds will be invested in detailed engineering work on key elements of the project, the development of a rail construction camp and the first stage of the Koodaideri accommodation camp.

“Subject to final investment and government approvals, Koodaideri will be Rio Tinto’s first intelligent mine, incorporating the latest in high-tech advances in the industry and utilising an increased level of automation and robotics,” the company said.

If approved, construction is scheduled to begin in 2019 with first production expected in 2021. The mine would create over 2,000 jobs during construction and 600 permanent operational roles.

PT Jawa Satu Power mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga LNG sebesar 1.760 MW di Indonesia

Pembangkit ini dapat memproduksi listrik untuk 4,3 juta rumah tangga.

Barito Wind Energy mengakuisisi mayoritas saham di PT UPC Sidrap Bayu Energi

Perusahaan ini akan memegang saham sebesar 99,99% di perusahaan tersebut.

Grup NEFIN bekerja ekstra keras dalam mengejar proyek-proyeknya

CEO Glenn Lim menjelaskan bagaimana keterlambatan berubah menjadi hal baik karena perusahaan bertujuan mencapai kapasitas 667 MW pada 2026.

Summit Power International menyediakan dukungan LNG yang vital untuk Bangladesh

Tanpa pasokan listrik cross-border, LNG diperlukan oleh negara yang menghadapi kendala geografis untuk menerapkan sumber energi terbarukan.

JERA, mitra unit PT PLN untuk pengembangan rantai nilai LNG

MOU juga mencakup studi kemungkinan konversi ke hidrogen, rantai nilai amonia.

VOX POP: Bagaimana teknologi vehicle-to-grid dapat meningkatkan transisi energi?

Teknologi vehicle-to-grid (V2G) dipandang sebagai inovasi revolusioner menuju ketahanan jaringan listrik dan peningkatan transisi energi yang kokoh.

IDCTA: Partisipasi global dapat meningkatkan penjualan kredit karbon Indonesia

Pasar karbon Indonesia yang baru dibuka memiliki sebanyak 71,95% kredit karbon yang belum terjual pada akhir 2023.

Bagaimana Asia Tenggara dapat mencapai potensi biogasnya

Kawasan ini hanya memiliki sekitar satu gigawatt kapasitas dengan Thailand, Indonesia, dan Malaysia memimpin dalam hal produksi.