, Indonesia
164 views

Three Japanese companies eye investments in Sarawak

They expressed interest in digital data, biomass and hydrogen-related industries.

Sarawak deputy chief minister Datuk Amar Awang Tengah Ali Hasan said three Japanese firms are eyeing an investment in the company, the Borneo Post Online reports.

The representatives of these firms met with the chief minister in Tokyo and expressed interest in investing in digital data, biomass and hydrogen-related industries.

He was told by the representatives that Sarawak was chosen because of its strategic location and attractive incentives provided by the Sarawak government, making business more conducive for them.

One of the companies said they are interested in piloting a hydrogen plant, whilst the biomass project will be a joint venture with Sarawak Timber Industry Development Corporation (STIDC).

Awang Tengah said meetings with the companies was fruitful because they were all “very positive” towards the investment, but said they could not proceed to sign any agreement as negotiation was still on-going.
 

PT Jawa Satu Power mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga LNG sebesar 1.760 MW di Indonesia

Pembangkit ini dapat memproduksi listrik untuk 4,3 juta rumah tangga.

Barito Wind Energy mengakuisisi mayoritas saham di PT UPC Sidrap Bayu Energi

Perusahaan ini akan memegang saham sebesar 99,99% di perusahaan tersebut.

Grup NEFIN bekerja ekstra keras dalam mengejar proyek-proyeknya

CEO Glenn Lim menjelaskan bagaimana keterlambatan berubah menjadi hal baik karena perusahaan bertujuan mencapai kapasitas 667 MW pada 2026.

Summit Power International menyediakan dukungan LNG yang vital untuk Bangladesh

Tanpa pasokan listrik cross-border, LNG diperlukan oleh negara yang menghadapi kendala geografis untuk menerapkan sumber energi terbarukan.

JERA, mitra unit PT PLN untuk pengembangan rantai nilai LNG

MOU juga mencakup studi kemungkinan konversi ke hidrogen, rantai nilai amonia.

VOX POP: Bagaimana teknologi vehicle-to-grid dapat meningkatkan transisi energi?

Teknologi vehicle-to-grid (V2G) dipandang sebagai inovasi revolusioner menuju ketahanan jaringan listrik dan peningkatan transisi energi yang kokoh.

IDCTA: Partisipasi global dapat meningkatkan penjualan kredit karbon Indonesia

Pasar karbon Indonesia yang baru dibuka memiliki sebanyak 71,95% kredit karbon yang belum terjual pada akhir 2023.

Bagaimana Asia Tenggara dapat mencapai potensi biogasnya

Kawasan ini hanya memiliki sekitar satu gigawatt kapasitas dengan Thailand, Indonesia, dan Malaysia memimpin dalam hal produksi.