IPP
, China

Huaneng Power buys four power plants for $2.24b

Its total operational installed capacity will jump by 15,937 MW.

Huaneng Power International, subsidiary of the largest power firm in China (China Huaneng Group), inked a deal to acquire four power plants from the parent company for $2.24b (15.11 b yuan).

Once the transactions are completed, Huaneng Power International's total operational installed capacity will rise by 15,937 MW. Its equity-based operational installed capacity will jump by 13,389 MW and its capacity under construction by 3,666 MW.

Company statement says that the acquisition deal includes an 8-% equity interest in Huaneng Shandong Power Generation, the entire equity interest in Huaneng Jilin Power Generation and Huaneng Heilongjian Power Generation, and a 90% equity interest in Huaneng Henan Zhongyuan Gas Turbine Power.

Over 80% of the plants will be coal-fired, while the rest are hydro, solar, wind, and biomass plants.
 

PT Jawa Satu Power mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga LNG sebesar 1.760 MW di Indonesia

Pembangkit ini dapat memproduksi listrik untuk 4,3 juta rumah tangga.

Barito Wind Energy mengakuisisi mayoritas saham di PT UPC Sidrap Bayu Energi

Perusahaan ini akan memegang saham sebesar 99,99% di perusahaan tersebut.

Grup NEFIN bekerja ekstra keras dalam mengejar proyek-proyeknya

CEO Glenn Lim menjelaskan bagaimana keterlambatan berubah menjadi hal baik karena perusahaan bertujuan mencapai kapasitas 667 MW pada 2026.

Summit Power International menyediakan dukungan LNG yang vital untuk Bangladesh

Tanpa pasokan listrik cross-border, LNG diperlukan oleh negara yang menghadapi kendala geografis untuk menerapkan sumber energi terbarukan.

JERA, mitra unit PT PLN untuk pengembangan rantai nilai LNG

MOU juga mencakup studi kemungkinan konversi ke hidrogen, rantai nilai amonia.

VOX POP: Bagaimana teknologi vehicle-to-grid dapat meningkatkan transisi energi?

Teknologi vehicle-to-grid (V2G) dipandang sebagai inovasi revolusioner menuju ketahanan jaringan listrik dan peningkatan transisi energi yang kokoh.

IDCTA: Partisipasi global dapat meningkatkan penjualan kredit karbon Indonesia

Pasar karbon Indonesia yang baru dibuka memiliki sebanyak 71,95% kredit karbon yang belum terjual pada akhir 2023.

Bagaimana Asia Tenggara dapat mencapai potensi biogasnya

Kawasan ini hanya memiliki sekitar satu gigawatt kapasitas dengan Thailand, Indonesia, dan Malaysia memimpin dalam hal produksi.