, China

Why China's new tariff cuts are bad news for solar companies

Expect a 20% slash at around Rmb0.2/kWh.

The Chinese government on 30 Sep issued a consultation paper regarding tariff cuts for renewable energy power plants. "Based on our recent due diligence with NDRC, industry researchers and power companies in Beijing, we think that the final tariff cut plan might be unveiled before end 2016. We believe this would be good news for PRC power farm and biomass operators but bad news for solar companies," said Pierra Lau, analyst at Citi.

Lau said they assume a solar tariff cut of Rmb0.2/kWh (around 20%), comparable to proposed cuts of Rmb0.23-0.25/kWh. This would reduce IRRs of new solar farms to be approved from 2017, and those approved earlier but that cannot be completed before end-1H17, from double digits to single digits.

Despite the return cut, the regulator is not worried about the industry’s development as solar equipment prices are down sharply and interest in adding new solar farms is huge. 

PT Jawa Satu Power mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga LNG sebesar 1.760 MW di Indonesia

Pembangkit ini dapat memproduksi listrik untuk 4,3 juta rumah tangga.

Barito Wind Energy mengakuisisi mayoritas saham di PT UPC Sidrap Bayu Energi

Perusahaan ini akan memegang saham sebesar 99,99% di perusahaan tersebut.

Grup NEFIN bekerja ekstra keras dalam mengejar proyek-proyeknya

CEO Glenn Lim menjelaskan bagaimana keterlambatan berubah menjadi hal baik karena perusahaan bertujuan mencapai kapasitas 667 MW pada 2026.

Summit Power International menyediakan dukungan LNG yang vital untuk Bangladesh

Tanpa pasokan listrik cross-border, LNG diperlukan oleh negara yang menghadapi kendala geografis untuk menerapkan sumber energi terbarukan.

JERA, mitra unit PT PLN untuk pengembangan rantai nilai LNG

MOU juga mencakup studi kemungkinan konversi ke hidrogen, rantai nilai amonia.

VOX POP: Bagaimana teknologi vehicle-to-grid dapat meningkatkan transisi energi?

Teknologi vehicle-to-grid (V2G) dipandang sebagai inovasi revolusioner menuju ketahanan jaringan listrik dan peningkatan transisi energi yang kokoh.

IDCTA: Partisipasi global dapat meningkatkan penjualan kredit karbon Indonesia

Pasar karbon Indonesia yang baru dibuka memiliki sebanyak 71,95% kredit karbon yang belum terjual pada akhir 2023.

Bagaimana Asia Tenggara dapat mencapai potensi biogasnya

Kawasan ini hanya memiliki sekitar satu gigawatt kapasitas dengan Thailand, Indonesia, dan Malaysia memimpin dalam hal produksi.